Sabtu, 19 Januari 2013

MATERI POLA

Busana berhubungan erat dengan manusia, karena menjadi salah satu kebutuhan pokok. Sejak zaman dahulu mnusia tidak dapat dipisahkan dari pemakaian busana. Di masa kini, pakaian tidak lagi sebagai penutup tubuh, melainkan dibuat dengan desain yang menarik yang membutuhkan daya cipta, rasa, karsa dan karya. Agar dapat mewujudkan sebuah pakaian yang indah dan menarik namun sekaligus juga enak dipakai, kita perlu mengetahui seluk beluk pembuatan busana. PENGERTIAN POLA : Pola adalah : 1. Gambar yang dipakai untuk contoh 2. Corak / motif misalnya tenun atau batik 3. Potongan kertas yang dipakai sebagai contoh dalam membuat baju, dsb 4. Sistem cara kerja 5. Bentuk / struktur yang tetap 6. Kombinasi sifat kecenderungan membentuk karangan yang taat asas dan bersifat khas Jadi yang dimaksud dengan pola pada perbusanaan adalah : Potongan kertas atau bahan tenunan yang dipakai sebagian contoh / pedoman atau cetakan dalam menguntung bahan sebelum dijahit untuk membuat pakaian. (Bidang Elly Simanjuntak, MA; Dasar-dasar pembuatan pola hal : 9, 2000) Pendapat lain disebutkan bahwa yang dimaksud pola busana yaitu gambar bentuk badan seseorang yang dibuat menurut ukuran badan. Pembuatan pola kita mengenal 2 pola yang pokok yaitu pola dasar dan pola model. Pola dasar adalah pola yang masih asli dan belum mengalami perubahan, sedangkan pola model adalah pola yang sudah mengalami perubahan sesuai model yang diinginkan. Pola dasar dalam pembuatan pakaian dibagi menjadi : 1. Pola dasar kerah 2. Pola dasar badan 3. Pola dasar lengan 4. Pola dasar rok/pola dasar celana B. MACAM-MACAM POLA : Macam-macam pola adalah sebagai berikut : 1. Pola Konstruksi Yaitu pola yang dibuat berdasarkan ukuran badan dari orang yang akan membuat pakaian secara sistematis. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengambil ukuran dengan teliti dan tepat supaya pakaian yang dibuat sesuai dengan keinginan. Tiga macam alat yang digunakan untuk mengambil ukuran : a. buku untuk mencatat ukuran b. metlyn (pita meter) untuk mengukur c. tali/veterban untuk mengikat pinggang Keuntungan pola konstruksi : a. busana yang dikenakan pas di badan b. model sesuai dengan keinginan c. ukuran dapat disesuaikan d. dapat merubah pola dasar sesuai dengan keinginan e. dapat memilih warna dan corak kain Kerugian menggunakan pola konstruksi : a. pola harus dibuat berdasarkan ukuran masing-masing orang b. memerlukan banyak waktu c. memerlukan banyak tenaga d. pola yang dibuat hanya khusus untuk orang yang diukur Alat yang digunakan untuk membuat pola konstruksi : 1. Peralatan menggambar pola kecil a. skala meter b. pensil dan penghapus c. pensil atau bolpoin merah biru d. buku pola / buku kostum e. kertas doorslagh f. kertas coklat / kertas payung g. penggaris 2. Peralatan menggambar pola besar a. pita ukur/ metlyn b. pensil/ spidol/ bolpoin c. gunting gunting kertas d. kertas coklat/ kertas payung e. macam – macam penggaris 2. Pola Cetak Yaitu pola yang sudah jadi dan siap untuk digunakan. Terdapat didalam majalah wanita. Dalam pola cetak tercantum : a. nomor kode b. ukuran standar c. langkah-langkah mengerjakan d. jumlah dan bentuk potongan pola e. tebal ukuran f. desain busana g. keterangan model h. penggunaan bahan Ukuran standar yaitu ukuran yang sudah dibakukan berdasarkan besar badan orang yang hampir sama atau memang sama. Ada 2 macam ukuran standar : 1. dengan huruf 2. dengan angka No Huruf Angka 1 S (Small) 14 – 14 ½ = kecil 2 M (Medium) 15-15 ½ = sedang 3 L (Large) 16 -16 ½ = besar 4 XL (Extra Large) 17 -17 ½ = sangat besar 5 LL (Double Large) 17 ….. Catatan : Untuk pakaian dalam biasanya menggunakan angka dobel : 28,30,32,34,36 dan 38 Untuk pakaian anak menggunakan angka 1,2,3,4,5 dan seterusnya. Keuntungan menggunakan pola cetak : a. dapat membuat busana dalam jumlah besar (terutama pada usaha konveksi) b. membantu orang untuk dapat menjahit c. membantu orang yang belum bias membuat pola tapi bias membuat pakaian d. lebih praktis karena tinggal menempelkan pola pada kain e. menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu mengukur badan Kerugian menggunakan pola cetak : a. ukuran pola tidak sesuai atau tidak pas di badan b. model telah ditentukan
sehingga tidak sesuai dengan keinginan 3. Pola drapping Pola drapping merupakan pola yang langsung dikerjakan pada paspop. Bahan pembuat pola menggunakan bahan blaco atau kertas stela. Pada bagian pola terdapat garis-garis pola dan kampuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar